Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Gambar
Ilustrasi Kecelakaan (Pexels/Valentin Sarte) iLintas - Sekelompok pelajar yang tidak diketahui identitasnya menghebohkan pengguna jalan karena membawa senjata tajam dan stik golf yang mengakibatkan kepanikan. Sepeda motor akhirnya tertabrak trotoar yang menewaskan pengendara setelah mengalami cedera kepala hebat di Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara. Kejadian kecelakaan terjadi di sore hari pada Jum'at 9 Oktober 2026, saat korban dan teman-temannya ingin berangkat untuk bermain futsal dan berpapasan dengan kelompok pelaku. Korban yang merupakan pelajar SMK dengan inisial A (14 tahun) dan W (15 tahun) berasal dari Pinang, Kota Tangerang, mereka sebelumnya menjadi suporter pertandingan futsal.  Iptu Wahyuni selaku Kasie Humas Polres Tangsel mengatakan bahwa korban menggunakan motor Honda Scoopy dan akhirnya terbentur tiang listrik di pinggir jalan. "Kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Cileduk datang dari arah Graha Raya, kelompok tersebut d...

Bejat Guru di Subang Rekam Rok Siswi! Begini Kronologinya

Ilustrasi HP (Pexels/Andreas Schnabl)

iLintas-
Pelecehan yang terjadi di dunia pendidikan semakin kejam, tindakan seperti merekam rok siswi merupakan pelanggaran privasi berat.

Pelaku merekam rok siswinya menggunakan ponsel pribadi miliknya, untungnya aksi itu berhasil terekam oleh orang lain dan segera dilaporkan ke pihak yang berwajib.

Tayangan video yang berhasil merekam tindakan bejat oknum guru tersebut viral di sosial media, pelaku diketahui merupakan pendidik yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7.

Pelaku bekerja di SMP Negeri di Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kejadian terjadi pada Kamis, 24 September 2026 dan berlangsung di teras sekolah.

Video tersebar dan viral pada Selasa, 29 September 2026, pelaku memanfaatkan kesempatan saat korban sedang fokus mengurus administrasi sekolah dan situasi sedang tidak ramai.

Beberapa siswi sebelumnya pernah melaporkan oknum gurunya yang dirasa mencurigakan, namun pihak terkait tidak menggubris karena dianggap sebagai fitnah.

Korban diketahui sudah menyelesaikan pendidikannya dan berniat datang ke sekolah untuk mengurus serta mengambil ijazah, aksi dilakukan saat oknum guru jongkok di sebelah korban.

Pelaku akhirnya ditindak pihak sekolah dengan dinonaktifkan dari tempat kerja, pihak kepolisian juga sudah turun tangan dan korban sudah melaporkan ke PPA Satreskrim Polres Subang.***


Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supir Taksi Dibegal di Pamulang!

Mahasiswa Tewas Bikin Konten di Stasiun Sudimara

Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam