Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Gambar
Ilustrasi Kecelakaan (Pexels/Valentin Sarte) iLintas - Sekelompok pelajar yang tidak diketahui identitasnya menghebohkan pengguna jalan karena membawa senjata tajam dan stik golf yang mengakibatkan kepanikan. Sepeda motor akhirnya tertabrak trotoar yang menewaskan pengendara setelah mengalami cedera kepala hebat di Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara. Kejadian kecelakaan terjadi di sore hari pada Jum'at 9 Oktober 2026, saat korban dan teman-temannya ingin berangkat untuk bermain futsal dan berpapasan dengan kelompok pelaku. Korban yang merupakan pelajar SMK dengan inisial A (14 tahun) dan W (15 tahun) berasal dari Pinang, Kota Tangerang, mereka sebelumnya menjadi suporter pertandingan futsal.  Iptu Wahyuni selaku Kasie Humas Polres Tangsel mengatakan bahwa korban menggunakan motor Honda Scoopy dan akhirnya terbentur tiang listrik di pinggir jalan. "Kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Cileduk datang dari arah Graha Raya, kelompok tersebut d...

Buaya Peliharaan Warga Akhirnya Dievakuasi!

Ilustrasi Buaya (Pexels/ Huu Huynh)

iLintas- Seekor buaya betina yang dievakuasi sebelumnya dipelihara salah satu warga yang merupakan sepasang suami isteri di Jalan Teluk Ambon, Kota Bandar Lampung.

Awalnya telur ditemukan pemiliknya, suami Wike Saputri secara tidak sengaja di atas pasir ketika sedang membersihkan tumpahan minyak, setelah di bawa pulang dan menetas ternyata itu telur buaya.

Buaya yang diberi nama Coki terlihat tenang dan jinak saat berada di sebuah kolam buatan di halaman depan rumah pemiliknya, buaya tersebut memiliki panjang 2,5 meter dengan berat sekitar 50 kg.

Buaya tersebut berhasil dievakuasi bersama tim gabungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung.

Penangkapan tersebut dilakukan karena menurut keterangan pemilik Coki harus memiliki izin resmi karena buaya adalah satwa liar yang dilindungi.

Keberadaan Coki juga meresahkan warga dan membuat khawatir melihat ukuran buaya betina yang dipelihara semakin besar, saat dievakuasi, pemilik Coki menangis histeris sampai pingsan.

Tetangga Wike bernama Agus sempat kaget melihat buaya besar di depan rumah, Pak Agus langsung memanggil warga lain untuk berdatangan ke rumah Wike.

"Buaya tersebut kelaparan dan naik pemukiman warga untuk mencari makan, pas di belakang rumah itu kan rawa-rawa, pasti buayanya dari situ," ucap Pak Mahmud yang juga merupakan tetangga Wike. 

Penangkapan membutuhkan wakut 10 menit menggunakan tali untuk mengunci mulut buaya, kemudian kakinya diikat setelah itu diarahkan ke daratan dan menuju mobil.*** 


Penulis: Aviaska Azizah 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supir Taksi Dibegal di Pamulang!

Mahasiswa Tewas Bikin Konten di Stasiun Sudimara

Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam