Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Ilustrasi perut (pexels/Kindel Media)
iLintas- Tayangan video yang memperlihatkan pemeriksaan kolonoskopi seseorang dengan usus yang bermotif kehitaman mendadak viral di media sosial.
Pola corak di usus dinilai mirip dengan kulit harimau, di dunia medis sering disebut dengan istilah Melanosis coli yang pemicunya yaitu penyalahgunaan obat pencahar.
Cuplikan tersebut pertama kali ramai akibat diunggah di media sosial X, seorang dokter asal India membagikan pengalamannya memeriksa pasien yang ususnya bercorak.
Dokter dengan username @docakx membandingkan usus yang sehat dengan pasien laxative abuse atau penyalahgunaan obat pencahar maupun teh pelangsing.
Perubahan warna terjadi di dinding dalam usus besar (kolon), corak kehitaman terjadi karena obat pencahar memaksa otot usus untuk berkontraksi.
Setelah ototnya berkontraksi, sel-sel usus mengalami kerusakan yang disebut apoptosis, akhirnya sel imun memakannya (makrofag) menghasilkan corak kehitaman.
Dr. Aru Ariadno yang merupakan dokter spesialis dalam sekaligus ahli kolonoskopi mengatakan bahwa kejadian tersebut dapat pulih kembali sekitar 6 bulan sampai setahun.
"Melanosis coli ini biasanya jinak ya, dan tidak berbahaya sifatnya reversible, dia bisa hilang," ucap Dr. Aru.***
Penulis: Aviaska Azizah
Komentar
Posting Komentar