Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Gambar
Ilustrasi Kecelakaan (Pexels/Valentin Sarte) iLintas - Sekelompok pelajar yang tidak diketahui identitasnya menghebohkan pengguna jalan karena membawa senjata tajam dan stik golf yang mengakibatkan kepanikan. Sepeda motor akhirnya tertabrak trotoar yang menewaskan pengendara setelah mengalami cedera kepala hebat di Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara. Kejadian kecelakaan terjadi di sore hari pada Jum'at 9 Oktober 2026, saat korban dan teman-temannya ingin berangkat untuk bermain futsal dan berpapasan dengan kelompok pelaku. Korban yang merupakan pelajar SMK dengan inisial A (14 tahun) dan W (15 tahun) berasal dari Pinang, Kota Tangerang, mereka sebelumnya menjadi suporter pertandingan futsal.  Iptu Wahyuni selaku Kasie Humas Polres Tangsel mengatakan bahwa korban menggunakan motor Honda Scoopy dan akhirnya terbentur tiang listrik di pinggir jalan. "Kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Cileduk datang dari arah Graha Raya, kelompok tersebut d...

CERPEN PART 1 Ladang-Ladang Sunyi

 Ilustrasi Sebuah Ladang (Pexels/Lan Nguyen Tran)

iLintas.com
- Cerpen part 1 ladang-ladang sunyi menceritakan kepedihan seorang lelaki yang mencintai wanitanya.

Penasaran seperti apa kisah cerpen part 1 yang berjudul ladang-ladang sunyi?

Simak cerpen part 1 ladang-ladang sunyi berikut ini.

"Percuma Frans, percuma. Tutup mulutmu! Sampai kapanpun kau tak akan pernah berhasil. Jika kau ingin cintai perempuan, kau mesti jadi laki-laki terlebih dahulu."


 Kata-kata itu masih terngiang hingga saat ini. Ternyata begini rasanya punya kawat bangsat.

Kata-katanya yang ketus selalu jadi cambuk buatku, ditambah lagi dia selalu anggap aku orang yang lemah. Padahal jika dia minta, aku bahkan bisa pindahkan gunung ke tengah kota dan menggeser sungai dari tempatnya—seperti puisi Usman Arrumy. 

Tidak! Aku becanda. Begitulah kawanku, walaupun terdengar sakit, tapi menyadarkan.

Memang benar, aku bukanlah orang yang kuat. Atau katakanlah aku ini adalah orang yang lemah. Brengsek! Tak miliki tujuan.

Baca juga: CERPEN PART3 Kisah Negeri Abra

 Dan yang paling menyedihkan, aku tak miliki hasrat apapun di dunia ini. Aku selalu berjalan lusuh dengan mata yang mengantuk. 

Aku yakin bahkan orang paling putus asa di dunia ini pun akan sungkan ketika lihat aku. Tapi setelah dua puluh empat kali tujuh jam terakhir, duniaku berubah. Tepatnya setelah pertama kali aku lihat dia.

Di persimpangan jalan di antara pengapnya tumpukan bahan bangunan, aku lihat dia berdiri di atas tangga kecil. Aku masih bisa rasakan sensasinya. 

Baca juga: CERPEN PART2 Kisah Negeri Abra

Ketika pertama kali aku lihat matanya yang teduh bagai purnama—jika tidak berlebihan. Dan paras secantik bunga camelia itu masih tersembunyi di balik sehelai kain yang menutupi sebagian wajahnya. Aku tak pernah rasakan sensasi alami semacam ini. 

Ketika aku ada di dekatnya hatiku meraung ingin miliki dia seutuhnya. Tapi bukankah terlalu kurang ajar jika aku menikmati keindahan yang bukan milik aku? 

Dan sejak itu aku ingin milikinya! Walaupun merasa memiliki itu sendiri adalah hal yang kurang ajar.

 Menurutku, semoga aku salah.

Mulanya aku tanyakan namanya. Iya, seperti perkenalan pada umumnya. 

Dimulai dari berjabat tangan. Oh tidak, aku tak pernah sempat pegang tangannya meski sekadar bersalaman. Dari atas bak mobil aku menanyakan namanya. 

Baca juga: CERPEN PART1 Kisah Negeri Abra

Aku hanya seorang kernet. Hanya kernet! dan dari atas bak mobil aku menanyakan namanya. Kulihat tanganku terlalu kotor untuk menggenggam tangannya yang terlihat halus selembut kain beludru. 

Tidak pantas menurutku. Beruntungnya inderaku begitu tajam ketika menangkap satu kata lembut dari bibirnya yang langsung menusuk telingaku lantas bersemayam dalam jiwaku. 

Hanya sepotong nama yang dia katakan sambil tetap berlalu. “Irna.” Terdengar indah juga berkesan—bagiku. Terlebih aku hampir tidak percaya jika dia mau menjawab pertanyaanku.

Berikut cerpen part 1 ladang-ladang sunyi, semoga terhibur.***


Penulis: Andi Pranata 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supir Taksi Dibegal di Pamulang!

Mahasiswa Tewas Bikin Konten di Stasiun Sudimara

Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam