Fakta Dugaan Kekerasan Oknum Pengurus NU Saat Muktamar!

Gambar
Tangkapan Layar Instagram @abdusalam.shohib iLintas -  Dugaan pemukulan yang dilakukan di area pengurus NU terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 malam hari sekitar pukul 23.00 di salah satu hotel Desa Kepatihan, Jombang. Korban dugaan kekerasan merupakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang merupakan delegasi yang berasal dari Kalimantan. Terduga pelaku menjabat sebagai pengurus Wilayah NU. Keduanya berasal dari daerah yang sama yaitu Kalimantan, dugaan kekerasan antara PCNU dan PWNU ini disinyalir karena adanya perbedaan pendapat dalam prosesi kegiatan Muktamar ke-35. Korban menolak dan mendapatkan tekanan fisik karena tidak mengikuti instruksi dari pengurus wilayah terkait pemilihan AHWA tersebut yang berdampak pada dugaan kekerasan.  Pemulukan terjadi di luar area pesantren, sehingga dispesifikasi menjadi masalah pribadi, korban selanjutnya mendatangi Gus Salam dan menceritakan kronologi yang dialaminya. Gus Salam mengatakan kasus sudah dilaporkan kepada pihak yang bewa...

Dampak Ambruknya Rupiah! 5 Pengeluaran Ini yang Bikin Kantong Gen Z Bengkak!

Ilustrasi dompet berisi banyak uang (Tangkapan Layar/ Pexels/ Ahsanjaya)

iLintas.com 
- Dampak ambruknya rupiah! 5 pengeluaran ini yang bikin kantong gen z bengkak! Melemahnya rupiah yang menjadi perbincangan hangat netizen membuat gen z waspada. 

Dampak ambruknya rupiah! 5 pengeluaran ini yang bikin kantong gen z bengkak! 

Pemicu terjadinya mata uang yang merosot yaitu suku bunga global yang meningkat dan impor yang semakin besar mempersempit surplus perdagangan. 


Menurunnya rupiah terhadap dolar menyentuh angka Rp17.000an, fantastis bukan! Akibatnya banyak gen z yang mengeluh kena efeknya. 

Dampak Ambruknya Rupiah


Simak 5 dampak ambruknya rupiah yang bikin kantong gen z auto membengkak!

1.  Konsumtif terhadap produk elektronik

Produk digital memerlukan perangkat seperti chipset yang dibayarkan dengan dolar, ketika mata uang rupiah melemah maka beberapa inti dari mesin elektronik itu akan sulit didapat.

Baca juga: Layanan Home Service Cahya Optik Terbaru di Tegal, Harga Terjangkau Gratis Konsultasi

Importir akan berusaha mengurangi jumlah pemasukan barang, daya saing di pasar akan sulit.

Akibatnya, kamu tidak bisa menemukan gadget dengan warna tertentu atau spesifikasi yang berkelas. 

Harga elektronik juga ikut meningkat otomatis, penjual akan membatasi cash flow mereka. 

Pembatasan tersebut dilakukan dengan cara mengurangi stok barang untuk meminimalisir kerugian.

Tipe ponsel tertentu juga mengalami naik turunnya harga secara drastis. 

Jangan kaget kalau tiba-tiba brand elektronik tertentu langsung turun harganya atau lebih mahal padahal baru launching!

Baca juga: Empat Alasan Remaja Hina Temannya! Pola Asuh yang Buruk atau Tekanan Sosial?

2. Langganan premium aplikasi bikin kantong boncos!

Developer aplikasi meningkatkan fiturnya saat pengguna membayar premium. Pembayaran akun pro tujuannya untuk mengapresiasi kinerja platform. 

Berbeda dengan dulu, semua aplikasi bisa dinikmati dan tidak terbatas.

Tapi bayangin deh! Situasi rupiah melemah akan meningkatkan harga dari tarif langganan. Mengapa bisa terjadi? 

Baca juga: Kenali Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan, Simak Selengkapnya

Aplikasi tersebut berpusat pada investor asing yang laporan finance-nya menggunakan dolar.

Pihak penyedia jasa harus berusaha menjaga revenue mereka stabil dan setara dengan mata uang dolar. Aplikasi juga harus memikirkan pajak yang rutin dibayarkan.

Akibatnya kamu harus bijak dalam memilih langganan premium yang tepat!

3. Kebiasaan pakai paylater semakin menonjok keuangan gen z

Kamu punya cicilan barang? Atau kamu hobi bayar nanti, menggunakan paylater? 

Hati-hati ya, kebiasaan ini bisa membuat kantongmu jebol di saat rupiah melemah. Kenapa bisa? 

Sistem keuangan pinjol punya cara untuk menyelamatkan rupiah yang menurun yaitu dengan menaikkan suku bunga.

Baca juga: 4 Kebiasaan Penulis Keren yang Jarang Dibagikan ke Pemula, Simak Penjelasannya

Penyedia jasa tersebut juga tidak ingin gulung tikar saat rupiah melemah.

Pembayaran cicilan seperti KPR rumah, kredit kendaraan juga perlu kamu pikirkan dengan bijak! Mulai hari ini, kurangi hobi pinjol kamu ya, supaya kamu tetap aman dan nyaman.

4. Konser yang bikin dompetmu menipis

Harga tiket konser naik drastis apalagi yang skalanya internasional. Artis negara lain yang manggung di Indonesia biasanya meminta bayaran setara dolar. 

Beberapa artis Indonesia juga menerapkannya, tapi banyak juga yang harga tiketnya masih aman.

Promotor selain mikirin biaya artis, mereka juga pusing dengan persiapan panggungnya. 

Kewajiban sewa tempat, bayar produksi, sound system dan printilan lainnya.

Baca juga: 4 Nilai Kampus di Mata Gen Z! Lulusan Era Modern

Musisi kelas dunia memiliki standar perlengkapan yang tinggi. Pembiayaan yang meningkat bisa juga terkait peralatan artis lewat kargo udara, biasanya dikenakan perhitungan dolar. 

Membuat panggung yang menarik perlu mengeluarkan dana untuk perizinan dan pajak.

5. Nongkrong di coffee shop makin mahal

Kamu pecinta kopi? Kedai kopi saat ini menjamur dengan konsep yang unik sekaligus menarik. 

Tapi, apa jadinya kalau dampak dari melemahnya rupiah bisa membuat secangkir kopimu menjebolkan dompet?

Baca juga: 3 Hack Makanan Solaria yang Bikin Kantong Hemat cuman 50k!

Bahan-bahan impor yang digunakan bisa jadi pemicunya, kopi yang kamu seruput dan menjadi favorit kamu, ternyata datangnya dengan perhitungan dolar.

Solusi agar tidak boncos dan masih tetap menikmati kopi yaitu, kamu meracik bahan-bahan sendiri. 

Buat minumanmu di tumbler, atau kamu bisa mencari promo untuk membuat pengeluaranmu lebih hemat.

Demikian 5 pengeluaran gen z yang bikin keuangan membengkak saat rupiah melemah, bijaklah dalam mengatur keuangan!

Demikian artikel terkait dampak ambruknya rupiah! 5 pengeluaran di atas yang bisa bikin kantong gen z membengkak!***


Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Berat Masuk ke Wilayah Petani di Bogor!

Kasus Pelecehan Wakil Bupati Sumedang KDM Tegas Tanggapi Ini!

Pemilihan Ketum Metode Baru Pihak NU Ungkap Hal Ini!