Fakta Dugaan Kekerasan Oknum Pengurus NU Saat Muktamar!

Gambar
Tangkapan Layar Instagram @abdusalam.shohib iLintas -  Dugaan pemukulan yang dilakukan di area pengurus NU terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 malam hari sekitar pukul 23.00 di salah satu hotel Desa Kepatihan, Jombang. Korban dugaan kekerasan merupakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang merupakan delegasi yang berasal dari Kalimantan. Terduga pelaku menjabat sebagai pengurus Wilayah NU. Keduanya berasal dari daerah yang sama yaitu Kalimantan, dugaan kekerasan antara PCNU dan PWNU ini disinyalir karena adanya perbedaan pendapat dalam prosesi kegiatan Muktamar ke-35. Korban menolak dan mendapatkan tekanan fisik karena tidak mengikuti instruksi dari pengurus wilayah terkait pemilihan AHWA tersebut yang berdampak pada dugaan kekerasan.  Pemulukan terjadi di luar area pesantren, sehingga dispesifikasi menjadi masalah pribadi, korban selanjutnya mendatangi Gus Salam dan menceritakan kronologi yang dialaminya. Gus Salam mengatakan kasus sudah dilaporkan kepada pihak yang bewa...

Hotman Paris Dukung Febrie Adriansyah Minta Maaf Kepada Media!

Tangkapan Layar @hotmanparisofficial

iLintas.com-
Hotman Paris Hutapea dikabarkan mendukung Febrie Adriansyah yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang terseret kasus korupsi.

Hotman Paris Hutapea menginformasikan bahwa telah menerima surat kuasa dari Febrie Adriansyah, pada Jumat 17 Juli 2026 pengacara berusia 66 tahun itu mendampingi Febrie dalam pemeriksaan.

Hotman Paris Hutapea mendatangi Gedung Jampidsus, ia juga mengatakan bahwa saat ini status Febrie Adriansyah adalah tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam dugaan korupsi dan pencucian uang.

Sebelumnya Hotman Paris mengatakan bahwa seharusnya kasus Febrie ini dilakukan dengan persetujuan presiden, Prabowo Subianto yang menuai pro kontra masyarakat.

Masyarakat dan beberapa tokoh menilai bahwa Hotman Paris tidak paham hukum, mempertanyakan redaksi pengacara kondang tersebut bahwa penetapan tersangka tidak harus dengan izin presiden.

Akhirnya Hotman Paris meminta maaf kepada awak media, saat konferensi pers ia menyadari bahwa ucapannya sudah merendahkan pihak wartawan dan jurnalis yang terkait.

"Dengan ini Hotman menyatakan permintaan maaf kalau ada perkataan, perbuatan saya yang kurang berkenan pada waktu konferensi pers, pada waktu setelah pemeriksaan tersangka jampidsus pada tanggal 17 Juli 2026." ucapnya melalui cuplikan video di instagram pribadinya hotmanparisofficial.

Hotman menyadari bahwa tindakannya merupakan bentuk emosi karena tertekan diberikan banyak pertanyaan oleh wartawan, akhirnya terlontar kata "Lo punya otak gak sih?"


Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Berat Masuk ke Wilayah Petani di Bogor!

Kasus Pelecehan Wakil Bupati Sumedang KDM Tegas Tanggapi Ini!

Pemilihan Ketum Metode Baru Pihak NU Ungkap Hal Ini!