Fakta Dugaan Kekerasan Oknum Pengurus NU Saat Muktamar!

Gambar
Tangkapan Layar Instagram @abdusalam.shohib iLintas -  Dugaan pemukulan yang dilakukan di area pengurus NU terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 malam hari sekitar pukul 23.00 di salah satu hotel Desa Kepatihan, Jombang. Korban dugaan kekerasan merupakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang merupakan delegasi yang berasal dari Kalimantan. Terduga pelaku menjabat sebagai pengurus Wilayah NU. Keduanya berasal dari daerah yang sama yaitu Kalimantan, dugaan kekerasan antara PCNU dan PWNU ini disinyalir karena adanya perbedaan pendapat dalam prosesi kegiatan Muktamar ke-35. Korban menolak dan mendapatkan tekanan fisik karena tidak mengikuti instruksi dari pengurus wilayah terkait pemilihan AHWA tersebut yang berdampak pada dugaan kekerasan.  Pemulukan terjadi di luar area pesantren, sehingga dispesifikasi menjadi masalah pribadi, korban selanjutnya mendatangi Gus Salam dan menceritakan kronologi yang dialaminya. Gus Salam mengatakan kasus sudah dilaporkan kepada pihak yang bewa...

PUISI Bisik-bisik Mawar

 

Ilustrasi sebuah bunga yang berbisik (pexels/Nithin Ann Joe)


iLintas.com-Puisi berjudul Bisik-bisik Mawar mengandung estetika diksi yang indah dan bermakna, mengartikan sebuah alam yang diciptakan tuhan.

Penasaran tentang puisi berjudul Bisik-bisik Mawar karya Shoffa Basna? Siapkah tenggelam dalam bait per baitnya yang mendalam?

Simak puisi berjudul Bisik-bisik Mawar berikut ini!


Bukan ikan-ikan buta

Tapi jiwa mereka yang cerna


Baca juga: PUISI Lelaki di Balik Tanggal Merahnya


Ia merogoh kain yang mengering

Tak sibuk melingkari tanggal

Menghitung harum

Yang tersematkan 


Baca juga: PUISI Seumpama Bergerilya


Ia embuskan wewangian

Geliat mawar akan durinya


(Kudus, 2026)

Penulis: Shoffa Basna

Demikian puisi berjudul Bisik-bisik Mawar, semoga menjadi hiburan di kala senggang!


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Berat Masuk ke Wilayah Petani di Bogor!

Kasus Pelecehan Wakil Bupati Sumedang KDM Tegas Tanggapi Ini!

Pemilihan Ketum Metode Baru Pihak NU Ungkap Hal Ini!