Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional! Worth it?
.jpg)
Tangkap Layar Instagram @dr.Richard_lee
iLintas.com- Sidang lanjutan Richard Lee yang disebutkan bahwa hakim menolak ekspesi, dokter berusia 40 tahun tersebut dikabarkan pingsan pada 10 Juli 2026.
Richard Lee mengonsumsi obat saat berada di Lapas Pemuda IIA yang berlokasi di Tangerang, ia menyampaikan kepada kuasa hukumnya Faizal Hafied.
Pingsannya dokter Richard Lee menurut kuasa hukumnya karena sedang menjalani penurunan dosis obat atau yang disebut dengan (tapering), menurutnya pola penggunaan obat harus dilaksanakan di unit medis.
Pihak Richard Lee memutuskan untuk meminta permohonan kepada majelis hakim untuk untuk adanya pengalihan penahanan karena obat tersebut merupakan golongan keras.
Obat berjenis Amitriptyline sudah dikonsumsi sejak 4 bulan secara rutin ketika dokter Richard Lee berada di sel tahanan, persidangan lanjutan akhirnya digelar pada Selasa, 14 Juli 2026.
Dugaan pelanggaran atas kasus yang menyeret penyelewengan UU Perlindungan Konsumen dan Kesehatan sedang didalami terkait penggunaan bahan berbahaya di sejumlah produk miliknya.
Majelis Hakim yang mendapatkan laporan pengalihan penahanan langsung menolak dengan alasan surat izin tersebut tidak berupa rawat inap yang membutuhkan beberapa hari.
Penolakan tersebut sesuai dengan peraturan atau SOP yang berlaku, pihak Richard Lee baru melampirkan surat izin untuk berobat.
Doktif yang sempat terlibat konflik dengan Richard Lee berpendapat bahwa darurat medis hanyalah alasan, ia meragukan kondisi tersebut pasalnya pola ini sudah berulang sebelumnya.
Richard Lee menurut doktif saat menjalani penyidikan pernah memberikan alasan yang serupa yaitu terkait masalah kesehatan, ia malah mengatakan merasa tertawa mendengar keluhan Richard Lee.***
Penulis: Aviaska Azizah
Komentar
Posting Komentar