Fakta Dugaan Kekerasan Oknum Pengurus NU Saat Muktamar!

Gambar
Tangkapan Layar Instagram @abdusalam.shohib iLintas -  Dugaan pemukulan yang dilakukan di area pengurus NU terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 malam hari sekitar pukul 23.00 di salah satu hotel Desa Kepatihan, Jombang. Korban dugaan kekerasan merupakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang merupakan delegasi yang berasal dari Kalimantan. Terduga pelaku menjabat sebagai pengurus Wilayah NU. Keduanya berasal dari daerah yang sama yaitu Kalimantan, dugaan kekerasan antara PCNU dan PWNU ini disinyalir karena adanya perbedaan pendapat dalam prosesi kegiatan Muktamar ke-35. Korban menolak dan mendapatkan tekanan fisik karena tidak mengikuti instruksi dari pengurus wilayah terkait pemilihan AHWA tersebut yang berdampak pada dugaan kekerasan.  Pemulukan terjadi di luar area pesantren, sehingga dispesifikasi menjadi masalah pribadi, korban selanjutnya mendatangi Gus Salam dan menceritakan kronologi yang dialaminya. Gus Salam mengatakan kasus sudah dilaporkan kepada pihak yang bewa...

Dokter Banyak yang Meninggal Kemenkes Liburkan Program Internship!

Ilustrasi stetoskop dokter (pexels/https://kaboompics.com/)

iLintas
-  Sepanjang 2026 sudah banyak dokter internship yang meninggal dunia, dikabarkan banyak yang menderita penyakit campak salah satunya Dr. Muhammad Zulfikar Drakel.

Dr. Zulfikar meninggal setelah ditemukan tiga hari tidak masuk dinas ia berada di kamar kos yang beralamat di Metro Pusat, Provinsi Lampung. 

Kakak perempuan almarhum, Marliana Drakel mengunggah sorotan instagram, mengatakan Kementrian Kesehatan hanya diam dan masa satu tahun internship dirasa tidak jelas.

"Adikku orang baik dan orang pintar! Banyak yang bersaksi, banyak dokter-dokter senior yang mengakui! Kalau ada berita negatif, itu buzzer kemenkes," tulisnya.

Marliana mengakui bahwa adiknya memiliki pola hidup yang baik dan happy karena setiap minggu olahraga tennis di GBK dan almarhum sempat keliling Indonesia maupun ASEAN. 

Kementrian Kesehatan akhirnya mengambil langkah yaitu meliburkan 10.564 dokter internship mulai akhir Juli sampai 14 Agustus 2026, enam dokter magang meninggal secara berturut-turut.

Berita terakhir meninggalnya seorang dokter wanita berinisial SZM yang melompat dari lantai 18 di sebuah apartemen. Menurut pihak Kementrian Kesehatan murni mengalami gangguan kejiwaan.

Langkah selanjutnya untuk menemukan solusi dari masalah tersebut yaitu Kementrian Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan sebelum program perlu melampirkan rekam medis lengkap.

Dilansir youtube resmi Kementrian Kesehatan RI melalui cuplikan konferensi pers, Yuli Farianti selaku Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan pada 24 Juli 2026 menyatakan:

"Tidak ditemukan adanya kelebihan beban kerja yang berindikasi menyebabkan kelelahan, selain itu tidak ditemukan indikasi adanya perundungan, intimidasi," ucap Yuli.

"Sebelum masuk internship perlu melampiran MMPI (Minnesota Personality Inventory) dan MCU (Medical Check Up) tes mental MMPI mutlak dilakukan sebelum internship berjalan," lanjutnya.***

Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Berat Masuk ke Wilayah Petani di Bogor!

Kasus Pelecehan Wakil Bupati Sumedang KDM Tegas Tanggapi Ini!

Pemilihan Ketum Metode Baru Pihak NU Ungkap Hal Ini!