Fakta Dugaan Kekerasan Oknum Pengurus NU Saat Muktamar!

Gambar
Tangkapan Layar Instagram @abdusalam.shohib iLintas -  Dugaan pemukulan yang dilakukan di area pengurus NU terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 malam hari sekitar pukul 23.00 di salah satu hotel Desa Kepatihan, Jombang. Korban dugaan kekerasan merupakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang merupakan delegasi yang berasal dari Kalimantan. Terduga pelaku menjabat sebagai pengurus Wilayah NU. Keduanya berasal dari daerah yang sama yaitu Kalimantan, dugaan kekerasan antara PCNU dan PWNU ini disinyalir karena adanya perbedaan pendapat dalam prosesi kegiatan Muktamar ke-35. Korban menolak dan mendapatkan tekanan fisik karena tidak mengikuti instruksi dari pengurus wilayah terkait pemilihan AHWA tersebut yang berdampak pada dugaan kekerasan.  Pemulukan terjadi di luar area pesantren, sehingga dispesifikasi menjadi masalah pribadi, korban selanjutnya mendatangi Gus Salam dan menceritakan kronologi yang dialaminya. Gus Salam mengatakan kasus sudah dilaporkan kepada pihak yang bewa...

Kabar Duka Dari Dunia Musik! Trisno Basis Pass Band Meninggal

Tangkapan Layar Instagram @sandypasband_

iLintas- Bambang Sutrisno dikabarkan meninggal pada Sabtu 1 Agustus 2026, basis Pass Band yang lebih sering disapa Trisno sempat membagikan postingan di akun instagram pribadinya @Trisnoise PAS.

Bambang Sutrisno rutin membagikan momen manggung dalam postingan di berandanya, ia meninggal dalam perawatan medis di Rumah Sakit  Hermina Bandung setelah berjuang melawan sakit gagal ginjal.

Musisi yang berusia 55 tahun tersebut sempat diminta untuk menjalani operasi karena adanya penyumbatan di pembuluh darah bagian sentral yaitu otak. 

Sandy yang merupakan kerabat dekatnya sekaligus drummer di PAS Band mengunggah kondisi Bambang Sutrisno saat sedang kritis, menurutnya Trisno selalu tidak ingin perawatan medis hingga harus dibujuk.

Sandy akhirnya berhasil membawa Trisno ke rumah sakit setelah sebelumnya menolak, kondisi medis basis Pass Band tersebut dikabarkan ginjalnya hanya tinggal 5% dan ada dua sumbatan.

Sandy menjelaskan bahwa efek dari operasi yang dijalani Trisno yaitu kejang-kejang, melihat kondisi tersebut sahabatnya selalu mengajak ngobrol dan menyemangati. 

Setelah kepergian sang basis, akun Pass Band juga meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukan oleh Trisno dan memberitahu bahwa jenazah akan disemayamkan di Cibangkong, Bandung.

"Bro itu orangnya jujur, jujur banget, dia kalau suka dengan panggung itu dia akan tos sama saya. Tapi kalau misalnya saya mainnya lagi gak bener dia bilang, dia marah saya tau ohh sorry. Dia kalau lagi tour ngumpul sama kru," ucap Sandy pada cuplikan video di instagram pass band.***


Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Berat Masuk ke Wilayah Petani di Bogor!

Kasus Pelecehan Wakil Bupati Sumedang KDM Tegas Tanggapi Ini!

Pemilihan Ketum Metode Baru Pihak NU Ungkap Hal Ini!