Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Gambar
Ilustrasi Kecelakaan (Pexels/Valentin Sarte) iLintas - Sekelompok pelajar yang tidak diketahui identitasnya menghebohkan pengguna jalan karena membawa senjata tajam dan stik golf yang mengakibatkan kepanikan. Sepeda motor akhirnya tertabrak trotoar yang menewaskan pengendara setelah mengalami cedera kepala hebat di Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara. Kejadian kecelakaan terjadi di sore hari pada Jum'at 9 Oktober 2026, saat korban dan teman-temannya ingin berangkat untuk bermain futsal dan berpapasan dengan kelompok pelaku. Korban yang merupakan pelajar SMK dengan inisial A (14 tahun) dan W (15 tahun) berasal dari Pinang, Kota Tangerang, mereka sebelumnya menjadi suporter pertandingan futsal.  Iptu Wahyuni selaku Kasie Humas Polres Tangsel mengatakan bahwa korban menggunakan motor Honda Scoopy dan akhirnya terbentur tiang listrik di pinggir jalan. "Kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Cileduk datang dari arah Graha Raya, kelompok tersebut d...

Kabar Duka Dari Dunia Musik! Trisno Basis Pass Band Meninggal

Tangkapan Layar Instagram @sandypasband_

iLintas- Bambang Sutrisno dikabarkan meninggal pada Sabtu 1 Agustus 2026, basis Pass Band yang lebih sering disapa Trisno sempat membagikan postingan di akun instagram pribadinya @Trisnoise PAS.

Bambang Sutrisno rutin membagikan momen manggung dalam postingan di berandanya, ia meninggal dalam perawatan medis di Rumah Sakit  Hermina Bandung setelah berjuang melawan sakit gagal ginjal.

Musisi yang berusia 55 tahun tersebut sempat diminta untuk menjalani operasi karena adanya penyumbatan di pembuluh darah bagian sentral yaitu otak. 

Sandy yang merupakan kerabat dekatnya sekaligus drummer di PAS Band mengunggah kondisi Bambang Sutrisno saat sedang kritis, menurutnya Trisno selalu tidak ingin perawatan medis hingga harus dibujuk.

Sandy akhirnya berhasil membawa Trisno ke rumah sakit setelah sebelumnya menolak, kondisi medis basis Pass Band tersebut dikabarkan ginjalnya hanya tinggal 5% dan ada dua sumbatan.

Sandy menjelaskan bahwa efek dari operasi yang dijalani Trisno yaitu kejang-kejang, melihat kondisi tersebut sahabatnya selalu mengajak ngobrol dan menyemangati. 

Setelah kepergian sang basis, akun Pass Band juga meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukan oleh Trisno dan memberitahu bahwa jenazah akan disemayamkan di Cibangkong, Bandung.

"Bro itu orangnya jujur, jujur banget, dia kalau suka dengan panggung itu dia akan tos sama saya. Tapi kalau misalnya saya mainnya lagi gak bener dia bilang, dia marah saya tau ohh sorry. Dia kalau lagi tour ngumpul sama kru," ucap Sandy pada cuplikan video di instagram pass band.***


Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supir Taksi Dibegal di Pamulang!

Mahasiswa Tewas Bikin Konten di Stasiun Sudimara

Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam