Fakta Dugaan Kekerasan Oknum Pengurus NU Saat Muktamar!

Gambar
Tangkapan Layar Instagram @abdusalam.shohib iLintas -  Dugaan pemukulan yang dilakukan di area pengurus NU terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 malam hari sekitar pukul 23.00 di salah satu hotel Desa Kepatihan, Jombang. Korban dugaan kekerasan merupakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang merupakan delegasi yang berasal dari Kalimantan. Terduga pelaku menjabat sebagai pengurus Wilayah NU. Keduanya berasal dari daerah yang sama yaitu Kalimantan, dugaan kekerasan antara PCNU dan PWNU ini disinyalir karena adanya perbedaan pendapat dalam prosesi kegiatan Muktamar ke-35. Korban menolak dan mendapatkan tekanan fisik karena tidak mengikuti instruksi dari pengurus wilayah terkait pemilihan AHWA tersebut yang berdampak pada dugaan kekerasan.  Pemulukan terjadi di luar area pesantren, sehingga dispesifikasi menjadi masalah pribadi, korban selanjutnya mendatangi Gus Salam dan menceritakan kronologi yang dialaminya. Gus Salam mengatakan kasus sudah dilaporkan kepada pihak yang bewa...

KKN Berdarah 5 Mahasiswa Beda Daerah Tewas Mengenaskan Begini Kronologinya!

Ilustrasi kaki mayat (pixabay/Mohamed_Hassan)

 iLintas- Mahasiswa KKN tewas mengenaskan di Banjarmasin Kecamatan Mantewe, Kalimantan Selatan pada Sabtu 1 Agustus 2026, saat itu kumpulan mahasiswa berniat ingin liburan di tengah program.

Mahasiswa KKN tersebut dari dua universitas yang berbeda, yaitu Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) dan Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Selatan yang kebetulan sedang bersama-sama.

Dikabarkan tujuh orang meninggal dunia dan di antaranya terdapat lima mahasiswa KKN tersebut, rombongan tersebut diketahui ingin menuju Sungai Alut, Desa Gunung Raya dari Batulicin.

Tewasnya korban tersebut diduga akibat laka lintas yang terjadi, ketika mobil hilang kendali dan masuk ke jalur kanan, akibatnya mobil tangki minyak langsung menabrak pikap secara kencang hingga terguling.

Pihak kampus yang mendengar berita kejadian langsung segera mengambil tindakan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan alumni ULM mendampingi proses evakuasi dan perpulangan jenazah.

Truk Tangki yang menabrak mobil pikap tersebut diduga bukan merupakan bagian dari PT. Pertamina dan tidak sedang melakukan operasional di ruang lingkup aktivitas bekerja di perusahaan tersebut.

Pihak PT. Pertamina juga turut berbela sungkawa dan menghimbau untuk menyerahkan seluruh keputusan kepada pihak berwajib dan dengan tegas tidak membenarkan adanya bagian di laka tersebut.

Kecelakaan terjadi di pukul 13. WITA, hingga saat ini di tempat kejadian perkara (TKP) masih di bawah pengawasan pihak kepolosian dan didalami lebih lanjut.***


Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Berat Masuk ke Wilayah Petani di Bogor!

Kasus Pelecehan Wakil Bupati Sumedang KDM Tegas Tanggapi Ini!

Pemilihan Ketum Metode Baru Pihak NU Ungkap Hal Ini!