Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Gambar
Ilustrasi Kecelakaan (Pexels/Valentin Sarte) iLintas - Sekelompok pelajar yang tidak diketahui identitasnya menghebohkan pengguna jalan karena membawa senjata tajam dan stik golf yang mengakibatkan kepanikan. Sepeda motor akhirnya tertabrak trotoar yang menewaskan pengendara setelah mengalami cedera kepala hebat di Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara. Kejadian kecelakaan terjadi di sore hari pada Jum'at 9 Oktober 2026, saat korban dan teman-temannya ingin berangkat untuk bermain futsal dan berpapasan dengan kelompok pelaku. Korban yang merupakan pelajar SMK dengan inisial A (14 tahun) dan W (15 tahun) berasal dari Pinang, Kota Tangerang, mereka sebelumnya menjadi suporter pertandingan futsal.  Iptu Wahyuni selaku Kasie Humas Polres Tangsel mengatakan bahwa korban menggunakan motor Honda Scoopy dan akhirnya terbentur tiang listrik di pinggir jalan. "Kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Cileduk datang dari arah Graha Raya, kelompok tersebut d...

Saran Hotman Paris Pasca Kasus Nadiem: Tidak Usah Ada Komisaris, Danantara Saja!

Hotman Paris (Tangkapan Layar: Tiktok@hotmanparisofficialf)

iLintas.com
- Hotman Paris dalam unggahannya pada (1/7/2026) lagi-lagi menarik soal wajar atau tidaknya harga, "Hanya itu inti dari kasus koruspsi," ucapnya. Hotman menilai dukungan untuk Nadiem berkumpul dan ada di berbagai kalangan seperti tokoh masyarakat dan bahkan dosen. 

Pengacara kondang Hotman Paris sedang gencar menyoroti kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chromebook Device Management (CDM) yang menjadikan Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim sebagai terdakwa di dalamnya.

Baca Juga: Komentar Hotman Paris Pasca Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun, Ini Tanggapannya!

Potongan 5 video memenuhi beranda tiktok Hotman Paris Hutapea, salah satu unggahannya memberikan saran kepada masyarakat khususnya Presiden Prabowo Subianto bahwa perlu adanya penghapusan komisaris di dalam tubuh BUMN dan BUMD. 

Sebelumnya fungsi jabatan dewan komisaris yaitu sebagai pengawas, penasihat direksi yang mengawal kebijakan keuangan suatu instansi dinilai sudah dipegang Danantara saat ini. 

Baca Juga: Tanggapan Netizen Terkait Komentar Hotman Paris Pasca Vonis Nadiem Makarim, Menggelitik!

Usulan tersebut sudah diberikan Hotman sejak tahun lalu, melalui kebijakan undang-undang PT yang tidak mewajibkan hadirnya komisaris. 

"Kalau komisaris dihapuskan, negara akan menghemat triliunan rupiah dari gaji komisaris, harus diakui komisaris berjasa atau pensiunan yang menghabiskan masa pensiunnya," ungkap Hotman di kanal tiktok pribadinya. 

Pengawasan saat ini juga dinilai belum sepenuhnya maksimal karena komisaris seharusnya memiliki peran ketika sebuah instansi mendapatkan masalah, tidak hanya dibebankan kepada direksi saja.***


Penulis: Aviaska Azizah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supir Taksi Dibegal di Pamulang!

Mahasiswa Tewas Bikin Konten di Stasiun Sudimara

Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam