Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Gambar
Ilustrasi Kecelakaan (Pexels/Valentin Sarte) iLintas - Sekelompok pelajar yang tidak diketahui identitasnya menghebohkan pengguna jalan karena membawa senjata tajam dan stik golf yang mengakibatkan kepanikan. Sepeda motor akhirnya tertabrak trotoar yang menewaskan pengendara setelah mengalami cedera kepala hebat di Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara. Kejadian kecelakaan terjadi di sore hari pada Jum'at 9 Oktober 2026, saat korban dan teman-temannya ingin berangkat untuk bermain futsal dan berpapasan dengan kelompok pelaku. Korban yang merupakan pelajar SMK dengan inisial A (14 tahun) dan W (15 tahun) berasal dari Pinang, Kota Tangerang, mereka sebelumnya menjadi suporter pertandingan futsal.  Iptu Wahyuni selaku Kasie Humas Polres Tangsel mengatakan bahwa korban menggunakan motor Honda Scoopy dan akhirnya terbentur tiang listrik di pinggir jalan. "Kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Cileduk datang dari arah Graha Raya, kelompok tersebut d...

Mini Cooper Dirusak Berbuntut Panjang! Alasannya Konyol

 

Ilustrasi kaca mobil (Pexels/Abdulvahap Demir)

iLintas.com -
Pelaku yang merusak mobil Mini Cooper akibat naik pitam menyangka bahwa mobil Calya miliknya disenggol oleh korban di jalan kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Pelaku sempat mematahkan kaca mobil Mini Cooper tersebut lalu memukuli mobil korban, pelaku emosi karena ingin menyalip namun tidak diberikan kesempatan di jalan tersebut.

Baca juga: Mahasiswi Cantik Telkom Ditemukan Di Majalaya? Keluarga Angkat Bicara!

Pihak kepolisian langsung cepat menangkap pelaku perusakan mobil Mini Cooper kurang dari 24 jam, penangkapan terjadi pada Kamis 9 Juli 2026 saat belaku berada di Kwitang, Jakarta Pusat.

Korban sempat menawarkan untuk ganti rugi dan siap bertanggung jawab atas kerusakan mobil yang mencapai puluhan juta namun korban menolak dan ingin menaikkan kasusnya ke ranah hukum.

Baca juga: Tanggapan Netizen Terkait Komentar Hotman Paris Pasca Vonis Nadiem Makarim, Menggelitik!

Pelaku sudah dipastikan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atas pasal 521 KUHP Undang-Undang No.1 Tahun 2023 yang membahas terkait tindakan perusakan. 

Korban dikenai hukuman 2 tahun 6 bulan penjara atas pidana yang dilakukan, saat ditangkap, pelaku sedang berada di sekitar SPBU dan menyerahkan diri tanpa adanya perlawanan.

Baca juga: Saran Hotman Paris Pasca Kasus Nadiem: Tidak Usah Ada Komisaris, Danantara Saja!

AKP Nurul Farouq Fadillah, menilai bahwa keberhasilan dan kecepatan penindakkan tersebut terjadi karena kecepatan pihak kepolisian dalam menelusuri berbagai aspek kejadian perkara.

"Tim melakukan olah TKP, observasi, wawancara, dengan saksi-saksi di sekitar lokasi kemudian memperoleh gambar pelaku dari CCTV," ungakpnya. 

Baca juga: Febrie Adriansyah Borong 3 Kasus Korupsi Sekaligus Resmi DIjadikan Tersangka

Polisi menyita mobil pribadi milik pelaku dan sejumlah barang pribadi termasuk ponsel yang digunakan, proses interogasi terjadi setelah penangkapan dilakukan dan terjadi secara masif.***


Penulis: Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supir Taksi Dibegal di Pamulang!

Mahasiswa Tewas Bikin Konten di Stasiun Sudimara

Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam