Fakta Dugaan Kekerasan Oknum Pengurus NU Saat Muktamar!

Gambar
Tangkapan Layar Instagram @abdusalam.shohib iLintas -  Dugaan pemukulan yang dilakukan di area pengurus NU terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 malam hari sekitar pukul 23.00 di salah satu hotel Desa Kepatihan, Jombang. Korban dugaan kekerasan merupakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang merupakan delegasi yang berasal dari Kalimantan. Terduga pelaku menjabat sebagai pengurus Wilayah NU. Keduanya berasal dari daerah yang sama yaitu Kalimantan, dugaan kekerasan antara PCNU dan PWNU ini disinyalir karena adanya perbedaan pendapat dalam prosesi kegiatan Muktamar ke-35. Korban menolak dan mendapatkan tekanan fisik karena tidak mengikuti instruksi dari pengurus wilayah terkait pemilihan AHWA tersebut yang berdampak pada dugaan kekerasan.  Pemulukan terjadi di luar area pesantren, sehingga dispesifikasi menjadi masalah pribadi, korban selanjutnya mendatangi Gus Salam dan menceritakan kronologi yang dialaminya. Gus Salam mengatakan kasus sudah dilaporkan kepada pihak yang bewa...

Ditusuk Orang Random di Tangerang Kronologinya Begini!

Ilustrasi pisau (pexels/Markus Spiske)

iLintas.com - 
Tangerang diguncangkan dengan aksi seorang pria yang tidak dikenal berani menusuk korbannya melalui cuplikan video yang beredar di media sosial.

Pelaku lewat dengan kendaraan bermotornya lalu menusuk beberapa korban yang tidak dikenal, korbannya ditikam pada saat berjalan kaki di sekitar Cibodas Kota Tangerang.

Baca juga: Oknum Polisi di Tegal Sekap Seorang Wanita dan Dipaksa Konsumsi Sabu!

Informasi selanjutnya yang didapat, pelaku ternyata melakukan aksi penusukan terhadap warga secara random di kawasan lain, di sekitar Karawaci, Tangerang secara random di jalan yang dilewatinya.

Pelaku berinisial KM berhasil diringkus polisi atas penangkapan tindakan kriminal senjata tajam dan aksi penyerangan pada Sabtu 11 Juli 2026 di wilayah Bencongan, Tangerang.

Baca juga: Tanggapan Netizen Terkait Komentar Hotman Paris Pasca Vonis Nadiem Makarim, Menggelitik!

Polisi sempat mengamankan motor yang dikendarai pelaku saat kejadian penusukan tersebut dan baju yang dikenakannya.

Korban dikabarkan terluka parah dan 2 lainnya dinyatakan meninggal dunia, Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya membenarkan aksi tersebut dan masih mendalami perkaranya.

Baca juga: Saran Hotman Paris Pasca Kasus Nadiem: Tidak Usah Ada Komisaris, Danantara Saja!

Pihak kepolisian mengatakan bahwa kejadian tersebut sudah berlangsung sejak Mei 2026, banyak laporan yang masuk dan pelaku sudah tertangkap saat ini.

Kapolres Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari masih mendalami jumlah korban yang mengalami penikaman, pelaku sedang diperiksa untuk keterangan lebih lanjut.

Baca juga: Febrie Adriansyah Borong 3 Kasus Korupsi Sekaligus Resmi DIjadikan Tersangka

"Pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan pengamanan sesuai prosedur," ucap Jauhari.***


Penulis; Aviaska Azizah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Berat Masuk ke Wilayah Petani di Bogor!

Kasus Pelecehan Wakil Bupati Sumedang KDM Tegas Tanggapi Ini!

Pemilihan Ketum Metode Baru Pihak NU Ungkap Hal Ini!