Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam

Gambar
Ilustrasi Kecelakaan (Pexels/Valentin Sarte) iLintas - Sekelompok pelajar yang tidak diketahui identitasnya menghebohkan pengguna jalan karena membawa senjata tajam dan stik golf yang mengakibatkan kepanikan. Sepeda motor akhirnya tertabrak trotoar yang menewaskan pengendara setelah mengalami cedera kepala hebat di Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara. Kejadian kecelakaan terjadi di sore hari pada Jum'at 9 Oktober 2026, saat korban dan teman-temannya ingin berangkat untuk bermain futsal dan berpapasan dengan kelompok pelaku. Korban yang merupakan pelajar SMK dengan inisial A (14 tahun) dan W (15 tahun) berasal dari Pinang, Kota Tangerang, mereka sebelumnya menjadi suporter pertandingan futsal.  Iptu Wahyuni selaku Kasie Humas Polres Tangsel mengatakan bahwa korban menggunakan motor Honda Scoopy dan akhirnya terbentur tiang listrik di pinggir jalan. "Kelompok pelajar lain yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Cileduk datang dari arah Graha Raya, kelompok tersebut d...

UNJ Dampingi Guru Kelompok Bermain di Kota Sukabumi, Perkuat Kesiapan Anak Hadapi Transisi ke Sekolah Dasar

Dokumentasi Kegiatan (Istimewa)

iLintas.com -
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Kegiatan tersebut diadakan di Kelompok Bermain (KB) Baitul Makmur, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Sabtu (11/7/2026).

Baca juga: Roy Suryo Kooperatif Diprediksi Menang Praperadilan: Pake Kaos 3 Tuyul!

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Kelompok Bermain melalui Pendampingan Pembelajaran Anak Usia Dini untuk Kesiapan Masuk Sekolah Dasar.” 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru Kelompok Bermain dalam mendampingi anak menghadapi masa transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju Sekolah Dasar. 

Baca juga: Dibunuh Tanpa Busana Motif Pelaku Sakit Hati Korban Lakukan Ini!

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UNJ dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas pendidik di satuan PAUD.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ, yaitu Maisa Hurul Aeni, M.Psi., Yora Harlistyarintica, M.Pd., dan Shafira Rizka Amani, M.Pd.

Baca juga: Oknum Polisi di Tegal Sekap Seorang Wanita dan Dipaksa Konsumsi Sabu!

Narasumber tersebut didampingi mahasiswa PGSD FIP UNJ, Alisya Aulia Muren dan Najwa Sihab. Para narasumber menyampaikan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada anak

Pembelajaran sebagai bekal dalam mempersiapkan peserta didik memasuki jenjang Sekolah Dasar. Selain memberikan penguatan materi, tim PKM PGSD FIP UNJ juga memperkenalkan worksheet.

Baca juga: Mahasiswi Cantik Telkom Ditemukan Di Majalaya? Keluarga Angkat Bicara!

Worksheet yang telah dikembangkan sebagai media pembelajaran untuk memperkuat fondasi literasi dan numerasi anak usia dini. 

Worksheet tersebut dirancang sesuai karakteristik perkembangan anak dengan menghadirkan berbagai aktivitas sederhana, menarik, dan kontekstual sehingga mendorong anak belajar melalui pengalaman bermain.

Baca juga: Tanggapan Netizen Terkait Komentar Hotman Paris Pasca Vonis Nadiem Makarim, Menggelitik!

Selama kegiatan berlangsung, para guru memperoleh pendampingan mengenai strategi penerapan worksheet di kelas serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi.

Tantangan yang dirasakan dalam mendampingi anak pada masa transisi PAUD ke Sekolah Dasar. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif.

Baca juga: Saran Hotman Paris Pasca Kasus Nadiem: Tidak Usah Ada Komisaris, Danantara Saja!

Peserta saling bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman sebagai upaya menyempurnakan implementasi pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM PGSD FIP UNJ berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAUD.

Baca juga: Febrie Adriansyah Borong 3 Kasus Korupsi Sekaligus Resmi DIjadikan Tersangka

Pendampingan ini diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak, sehingga mereka memiliki kesiapan akademik, sosial, emosional, serta kemandirian yang lebih baik saat memasuki jenjang Sekolah Dasar.


Suasana saat kegiatan berlangsung






Penulis: Mizani Khairul Sya'ad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supir Taksi Dibegal di Pamulang!

Mahasiswa Tewas Bikin Konten di Stasiun Sudimara

Kecelakaan di Alam Sutera Akibat Pelajar Bawa Sajam